PENTING Instruksi Siaga 1 Cuaca Ekstrem: Audit Kestabilan Lereng & Sediment Pond di Morowali & Banggai
Rujukan ESDM • 07 Oktober 2026 • Sumber: Kementerian Investasi / BKPM & Kementerian ESDM • 1 Kali Dibaca

Pemerintah Kaji Insentif Pajak dan Royalti untuk Hilirisasi Nikel Jalur Hidrometalurgi HPAL

Kementerian Investasi dan ESDM menyiapkan skema insentif fiskal khusus bagi proyek smelter High Pressure Acid Leach (HPAL) yang memproses bijih nikel kadar rendah (limonit) menjadi bahan baku baterai.

Pemerintah Kaji Insentif Pajak dan Royalti untuk Hilirisasi Nikel Jalur Hidrometalurgi HPAL
Rujukan Berita Resmi & Informasi Eksternal

Penerbit: Kementerian Investasi / BKPM & Kementerian ESDM

Buka Dokumen Sumber ↗

Dalam rangka memaksimalkan pemanfaatan cadangan bijih nikel kadar rendah (limonit) yang melimpah di Sulawesi Tengah, pemerintah pusat tengah menyusun formula insentif fiskal terarah bagi investasi smelter berteknologi HPAL.

Teknologi HPAL menghasilkan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP), nikel sulfat, dan kobalt sulfat yang merupakan komponen kunci rantai pasok baterai global. Insentif ini diharapkan dapat mempercepat diversifikasi industri tambang dari baja nirkarat menuju ekosistem baterai bersih berteknologi tinggi.